Esktrakurikuler Al Banjari Sebagai Upaya Cinta Rasul Sejak Dini


Ditulis Oleh :


Kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu upaya untuk mengembangkan potensi bakat siswa. Begitu pula halnya, SD Negeri Sukabumi 2 Kota Probolinggo yang melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler untuk mewadahi serta menggali bakat dan minat siswanya.

Hal itu diungkapkan Kepala SD Negeri Sukabumi 2 Kota Probolinggo Riana, S.Pd, M. Pd. Beliau mengatakan, setiap anak terlahir dalam keadaan fitrah dan dibekali potensi diri. Potensi tersebut dapat digali melalui kegiatan positif sesuai bakat dan minatnya.

Oleh karenanya, cara untuk mengembangkan bakat dan minat tersebut di sekolah yakni melalui kegiatan ekstrakurikuler (ekskul). ’’Kegiatan ekskul menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam proses pembelajaran. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak mampu mengembangkan potensi diri dalam rangka memenuhi bakat dan minatnya,’’ ujarnya.

Mungkin gambar 12 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan

Cinta kesenian Islam merupakan suatu karakter yang dapat terbentuk dari pembiasaan sehari-hari di rumah maupun di sekolah. Cinta budaya Islam merupakan jalinan erat yag terjadi di masyarakat pada ketertarikan dengan sesuatu yang berangkaian dengan fikiran dan hasil tenaga fikiran sesuai pada penjelmaan dari jiwa umat islam yang didasari dan mencerminkan ajaran Islam. Salah satunya kegiatan Ekstrakurikuler yang berbasis kesenian dapat menjadi upaya sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang mencintai budaya mereka dengan mengenal dan mempelajarinya.

Mungkin gambar 9 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan

Shalawat Al-Banjari merupakan salah satu ikhtiar untuk menjadikan peserta didik cinta kepada rasul sejak dini. Kegiatan Ekstrakurikuler Banjari di SD Negeri Sukabumi 2 Kota Probolinggo dilaksanakan setiap hari Jum’at pukul 15.00 s.d selesai.

Mungkin gambar 11 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan